Tahap 1: Kurikulum Merdeka
Capaian Pembelajaran (CP) Pemerintah — Fase D
Berdasarkan BSKAP Kemendikbudristek No. 046/H/KR/2024 & KMA Kemenag No. 1503 Tahun 2024 untuk SMP/MTs.
Mata Pelajaran: Akidah Akhlak (Kelas 7)
| No | Elemen Capaian | Deskripsi Capaian Pembelajaran (CP) | Sumber Regulasi | Aksi | |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Akidah MTs • Fase D | Menganalisis akidah Islam (iman, Islam, ihsan); menerapkan perilaku yang mencerminkan asmaulhusna (al-Bashith, al- Gani, ar-Ra'uf, al-Barr, al-Fattah, al-'Adl, al-Wakiil, at- Thawwab, al-Lathif, al-Qohhar); menganalisis enam rukun iman (Iman kepada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari kiamat, qada dan qadar). | Kepdirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 | ||
| 2 | Akhlak MTs • Fase D | Menerapkan dan merefleksikan akhlak terpuji (tobat, taat, istikamah, ikhlas, ikhtiar, tawakal, kanaah, sabar, syukur, husnuzan, tawaduk, tasamuh, ta'awun, berilmu, kreatif, produktif, dan inovatif) dan cara menghindari akhlak tercela (riya, nifak, putus asa, ananiyah, dendam, ghadhab, khalwat (pacaran) dan ikhtilat). | Kepdirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 | ||
| 3 | Adab MTs • Fase D | Menerapkan adab salat dan zikir, membaca Al-QurÔÇÖan dan berdoa; menerapkan dan merefleksikan adab kepada orang tua, guru, saudara, tetangga, dan teman, adab berjalan dan berpakaian, serta menyusun dan menerapkan strategi bijak adab bermedia sosial. | Kepdirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 | ||
| 4 | Kisah Keteladanan MTs • Fase D | Menganalisis dan menerapkan keteladanan dari kisah-kisah Nabi (Nabi Yunus a.s., Nabi Ayub a.s., Nabi Daud a.s., dan Nabi Sulaiman a.s.) dan keteladanan dari kisah Khulafaurasyidin (Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib). | Kepdirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 | ||
| 5 | Keterampilan Proses MTs • Fase D | Keterampilan proses pada mata pelajaran Akidah Akhlak meliputi kegiatan sebagai berikut.nMengamati, mengidentifikasi, dan menanyanMurid dilatih untuk mengamati fenomena kehidupan sehari-hari dan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi. Melalui bimbingan guru, murid diajak untuk mengajukan pertanyaan guna menggali serta mengklarifikasi informasi.nMengumpulkan informasi, menganalisis, dan memecahkan masalah.nBerdasarkan hasil pengamatan, murid secara kolaboratif mengumpulkan, mengolah, dan mendokumentasikan informasi. Kemudian, menganalisis konsep-konsep inti dalam Islam dan menilai relevansinya sebagai solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Proses ini mendorong murid menemukan pemecahan masalah yang konkret dan aplikatif.nMenyimpulkannSetelah menganalisis dan menemukan solusi, murid secara kolaboratif merumuskan kesimpulan yang relevan. Kesimpulan ini tidak hanya berisi jawaban atas pertanyaan awal, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah yang diamati.nMengomunikasikan hasilnMurid menyajikan hasil temuan mereka secara kolaboratif. Tahap ini melatih mereka menjadi komunikator yang mampu menyajikan solusi secara efektif dan logis.nKomunikasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti presentasi, laporan tertulis, poster, flyer, infografik, video edukasi atau media kreatif lainnya, sehingga kesimpulan yang diperoleh dapat dibagikan, diberikan umpan balik, dan diterapkan.nMenerapkannSetelah menemukan solusi, murid mampu menerapkan perilaku yang mencerminkan akidah Islam, beriman pada rukun iman, serta mengamalkan asmaul husna. Murid juga membiasakan akhlak terpuji, menghindari akhlak tercela, dan mengaplikasikan adab dalam berbagai konteks, baik dalam ibadah maupun dalam interaksi sosial, termasuk dalam penggunaan media sosial. Murid menyusun dan melaksanakan strategi bijak dalam bermedia sosial, menghadapi konten negatif dengan tanggung jawab, serta mampu mengambil hikmah dari kisah-kisah teladan untuk dijadikan panduan dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.nMerefleksikan dan rencana tindak lanjutnMurid mampu merefleksikan perilaku mereka sendiri dan mengevaluasi sejauh mana mereka telah mengamalkan akhlak terpuji, menghindari akhlak tercela, menghubungkan konsep-konsep akidah, ibadah, dan akhlak dengan pengalaman hidup mereka, sehingga ajaran Islam menjadi lebih bermakna. | Kepdirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |