Preview Cetak Resmi: LENGKAP • Al-Qur'an Hadis (Kelas 7)
đź“„ Unduh Word (.doc)

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN CILACAP

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 4 CILACAP

NSM: 121133010004 • NPSN: 20363294 • Terakreditasi A (Unggul)

Jl. Raya Sampang No. 04, Cilacap, Jawa Tengah • Website: mtsn4cilacap.sch.id

Satuan Pendidikan : MTsN 4 Cilacap Tahun Pelajaran : 2026/2027
Mata Pelajaran : Al-Qur'an Hadis Fase / Kelas : Fase D / Kelas 7
Guru Pengampu : Ust. H. Ahmad Fauzi, S.Pd.I (NIP. 19840315 201101 1 008)
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) FASE D
Berdasarkan Kepka BSKAP Kemendikbudristek No. 046/H/KR/2024 & KMA Kemenag No. 1503 Tahun 2024
No Elemen Capaian Pembelajaran (CP) Sumber Regulasi
1 Terampil Bergerak Menerapkan keterampilan gerak serta mentransfernya ke dalam berbagai situasi gerak; memperagakan strategi gerak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.[cite: 11] Kepka BSKAP No. 46/H/KR/2025
2 Belajar Melalui Gerak Membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda; menginvestigasi modifikasi peraturan yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif; menerapkan kepemimpinan, kolaborasi, dan pengambilan keputusan kelompok ketika berpartisipasi di dalam berbagai aktivitas jasmani.[cite: 11] Kepka BSKAP No. 46/H/KR/2025
3 Bergaya Hidup Aktif Berpartisipasi dalam aktivitas jasmani dan menjelaskan reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat intensitas yang berbeda; menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani dan pencegahan perilaku sedenter.[cite: 11] Kepka BSKAP No. 46/H/KR/2025
4 Memilih Hidup yang Menyehatkan Menganalisis risiko kesehatan akibat gaya hidup dan merancang tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan; merancang pola makan sehat berdasarkan analisis kandungan gizi sesuai kebutuhan aktivitas jasmani; serta mempraktikkan prosedur untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan berdasarkan prinsip pertolongan pertama.[cite: 11] Kepka BSKAP No. 46/H/KR/2025
5 Al-QurÔÇÖan Hadis Memahami ayat Al-QurÔÇÖan dan hadis tentang pentingnya iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan dan sabar dalam menghadapi musibah dan ujian. Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) & PENURUNAN ELEMEN
Integrasi Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta (Panca Cinta) & 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL)
No Elemen Materi Pokok Tujuan Pembelajaran (TP) Panca Cinta & 8 DPL
1 Menerapkan Keterampilan Gerak Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat) Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
2 Belajar Melalui Gerak Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola) Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam situasi permainan bola kecil sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
3 Bergaya Hidup Aktif Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan). Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penuh semangat, menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama melalui gerakan yang menyenangkan, serta membangun dimensi kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
4 Memilih Hidup yang Menyehatkan Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat). Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari gaya hidup tidak sehat, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, sebagai landasan untuk membangun kesadaran kewargaan yang peduli kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
5 Al-Qur'an Hadis Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis Peserta didik mampu mengidentifikasi makna iman dan takwa berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menanamkan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
6 Menerapkan Keterampilan Gerak Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
7 Belajar Melalui Gerak Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola) Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi permainan bola besar sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
8 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas ringan, menghubungkannya dengan rasa syukur atas ciptaan Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi penalaran kritis. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
9 Memilih Hidup yang Menyehatkan Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan. Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani yang direkomendasikan otoritas kesehatan, dengan menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menjaga kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
10 Al-Qur'an Hadis Pentingnya toleransi dalam Islam Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
11 Menerapkan Keterampilan Gerak Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik Peserta didik mampu mentransfer keterampilan gerak dasar yang telah dipelajari ke dalam situasi gerak yang berbeda, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk memahami prinsip-prinsip biomekanika sederhana dalam gerakan. (Dimensi: Penalaran Kritis) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
12 Belajar Melalui Gerak Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan) Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan tradisional yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
13 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas sedang, mengaitkannya dengan pentingnya menjaga amanah tubuh (cinta kepada diri sendiri dan sesama), serta mengembangkan dimensi kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
14 Memilih Hidup yang Menyehatkan Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani. Peserta didik mampu menganalisis kandungan gizi dalam makanan dan merancang pola makan sehat sesuai kebutuhan aktivitas jasmani, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun penalaran kritis terhadap pilihan makanan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
15 Al-Qur'an Hadis Cinta tanah air dalam Islam Peserta didik mampu menganalisis pentingnya cinta tanah air dalam perspektif Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi cinta kepada Tanah Air untuk membangun Kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
16 Menerapkan Keterampilan Gerak Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan Peserta didik mampu menganalisis berbagai situasi gerak dalam kehidupan sehari-hari yang membutuhkan keterampilan gerak tertentu, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk pemahaman yang lebih mendalam. (Dimensi: Penalaran Kritis) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
17 Belajar Melalui Gerak Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli) Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan olahraga modern yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
18 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas tinggi, memahaminya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi penalaran kritis. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
19 Memilih Hidup yang Menyehatkan Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar. Peserta didik mampu membandingkan berbagai sumber informasi mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang, dengan menumbuhkan cinta kepada ilmu dan membangun penalaran kritis. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
20 Al-Qur'an Hadis Semangat menuntut ilmu dalam Islam Peserta didik mampu mengemukakan pentingnya semangat keilmuan berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
21 Menerapkan Keterampilan Gerak Strategi peningkatan kualitas gerakan Peserta didik mampu memperagakan strategi gerak yang efektif untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai motivasi untuk berikhtiar maksimal. (Dimensi: Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
22 Belajar Melalui Gerak Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari) Peserta didik mampu menerapkan kepemimpinan dalam memimpin kelompok melakukan aktivitas gerak ritmik yang efektif, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
23 Belajar Melalui Gerak Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi Peserta didik mampu menerapkan kolaborasi dalam kelompok untuk merancang strategi gerak yang efektif dalam situasi pertandingan simulasi, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kolaborasi. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
24 Bergaya Hidup Aktif Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas). Peserta didik mampu menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani secara berkelanjutan, sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi kemandirian. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
25 Bergaya Hidup Aktif Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama). Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pencegahan perilaku sedenter dengan penuh kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh sebagai titipan ilahi (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
26 Memilih Hidup yang Menyehatkan Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana). Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kewargaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
27 Al-Qur'an Hadis Sabar menghadapi musibah dan ujian Peserta didik mampu menguraikan makna sabar dalam menghadapi musibah dan ujian berdasarkan ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi nilai sabar sebagai bentuk cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
28 Menerapkan Keterampilan Gerak Presentasi dan simulasi strategi gerak Peserta didik mampu mengomunikasikan strategi gerak yang telah dipelajari dan dimodifikasi untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada sesama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. (Dimensi: Komunikasi, Cinta kepada Sesama) Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
29 Belajar Melalui Gerak Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis Peserta didik mampu menerapkan pengambilan keputusan kelompok untuk menentukan strategi gerak paling efektif dalam menghadapi situasi permainan yang dinamis, dengan menanamkan Cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
30 Belajar Melalui Gerak Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan Peserta didik mampu menerapkan hasil investigasi modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan yang inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
31 Bergaya Hidup Aktif Perancangan program aktivitas jasmani pribadi. Peserta didik mampu merancang program aktivitas jasmani pribadi yang seimbang dan berkelanjutan, didasari rasa cinta kepada ilmu untuk kesehatan optimal dan tanggung jawab diri (cinta kepada ilmu dan diri sendiri), serta membangun dimensi kemandirian dan kesehatan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
32 Bergaya Hidup Aktif Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter. Peserta didik mampu mengkomunikasikan pentingnya gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter kepada orang lain, menumbuhkan rasa empati dan kepedulian (cinta kepada sesama), serta mengembangkan dimensi komunikasi dan kewargaan. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
33 Memilih Hidup yang Menyehatkan Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama. Peserta didik mampu mempraktikkan prosedur dasar pertolongan pertama untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menghadapi situasi darurat. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
34 Al-Qur'an Hadis Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran Peserta didik mampu menyimpulkan keterkaitan antara iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran dalam kehidupan berdasarkan pemahaman komprehensif ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan mengintegrasikan semua nilai Panca Cinta untuk membangun Kemandirian dan Komunikasi yang efektif. Panca Cinta: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu
8 DPL: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) PROSEDURAL
Matriks Alur Prosedural Penguasaan Kompetensi Siswa Kelas 7
No Elemen Materi Pokok Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Alokasi Waktu
1 Menerapkan Keterampilan Gerak Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat) Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) 3 JP
2 Belajar Melalui Gerak Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola) Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam situasi permainan bola kecil sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 3 JP
3 Bergaya Hidup Aktif Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan). Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penuh semangat, menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama melalui gerakan yang menyenangkan, serta membangun dimensi kesehatan. 2 JP
4 Memilih Hidup yang Menyehatkan Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat). Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari gaya hidup tidak sehat, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, sebagai landasan untuk membangun kesadaran kewargaan yang peduli kesehatan. 2 JP
5 Al-Qur'an Hadis Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis Peserta didik mampu mengidentifikasi makna iman dan takwa berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menanamkan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2 JP
6 Menerapkan Keterampilan Gerak Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) 3 JP
7 Belajar Melalui Gerak Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola) Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi permainan bola besar sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 3 JP
8 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas ringan, menghubungkannya dengan rasa syukur atas ciptaan Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi penalaran kritis. 2 JP
9 Memilih Hidup yang Menyehatkan Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan. Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani yang direkomendasikan otoritas kesehatan, dengan menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menjaga kesehatan. 2 JP
10 Al-Qur'an Hadis Pentingnya toleransi dalam Islam Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
11 Menerapkan Keterampilan Gerak Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik Peserta didik mampu mentransfer keterampilan gerak dasar yang telah dipelajari ke dalam situasi gerak yang berbeda, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk memahami prinsip-prinsip biomekanika sederhana dalam gerakan. (Dimensi: Penalaran Kritis) 2 JP
12 Belajar Melalui Gerak Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan) Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan tradisional yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
13 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas sedang, mengaitkannya dengan pentingnya menjaga amanah tubuh (cinta kepada diri sendiri dan sesama), serta mengembangkan dimensi kesehatan. 2 JP
14 Memilih Hidup yang Menyehatkan Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani. Peserta didik mampu menganalisis kandungan gizi dalam makanan dan merancang pola makan sehat sesuai kebutuhan aktivitas jasmani, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun penalaran kritis terhadap pilihan makanan. 2 JP
15 Al-Qur'an Hadis Cinta tanah air dalam Islam Peserta didik mampu menganalisis pentingnya cinta tanah air dalam perspektif Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi cinta kepada Tanah Air untuk membangun Kewargaan. 2 JP
16 Menerapkan Keterampilan Gerak Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan Peserta didik mampu menganalisis berbagai situasi gerak dalam kehidupan sehari-hari yang membutuhkan keterampilan gerak tertentu, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk pemahaman yang lebih mendalam. (Dimensi: Penalaran Kritis) 2 JP
17 Belajar Melalui Gerak Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli) Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan olahraga modern yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
18 Bergaya Hidup Aktif Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah). Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas tinggi, memahaminya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi penalaran kritis. 2 JP
19 Memilih Hidup yang Menyehatkan Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar. Peserta didik mampu membandingkan berbagai sumber informasi mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang, dengan menumbuhkan cinta kepada ilmu dan membangun penalaran kritis. 2 JP
20 Al-Qur'an Hadis Semangat menuntut ilmu dalam Islam Peserta didik mampu mengemukakan pentingnya semangat keilmuan berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. 2 JP
21 Menerapkan Keterampilan Gerak Strategi peningkatan kualitas gerakan Peserta didik mampu memperagakan strategi gerak yang efektif untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai motivasi untuk berikhtiar maksimal. (Dimensi: Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa) 2 JP
22 Belajar Melalui Gerak Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari) Peserta didik mampu menerapkan kepemimpinan dalam memimpin kelompok melakukan aktivitas gerak ritmik yang efektif, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 2 JP
23 Belajar Melalui Gerak Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi Peserta didik mampu menerapkan kolaborasi dalam kelompok untuk merancang strategi gerak yang efektif dalam situasi pertandingan simulasi, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kolaborasi. 2 JP
24 Bergaya Hidup Aktif Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas). Peserta didik mampu menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani secara berkelanjutan, sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi kemandirian. 2 JP
25 Bergaya Hidup Aktif Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama). Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pencegahan perilaku sedenter dengan penuh kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh sebagai titipan ilahi (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi kesehatan. 2 JP
26 Memilih Hidup yang Menyehatkan Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana). Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kewargaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan. 2 JP
27 Al-Qur'an Hadis Sabar menghadapi musibah dan ujian Peserta didik mampu menguraikan makna sabar dalam menghadapi musibah dan ujian berdasarkan ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi nilai sabar sebagai bentuk cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2 JP
28 Menerapkan Keterampilan Gerak Presentasi dan simulasi strategi gerak Peserta didik mampu mengomunikasikan strategi gerak yang telah dipelajari dan dimodifikasi untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada sesama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. (Dimensi: Komunikasi, Cinta kepada Sesama) 2 JP
29 Belajar Melalui Gerak Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis Peserta didik mampu menerapkan pengambilan keputusan kelompok untuk menentukan strategi gerak paling efektif dalam menghadapi situasi permainan yang dinamis, dengan menanamkan Cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. 2 JP
30 Belajar Melalui Gerak Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan Peserta didik mampu menerapkan hasil investigasi modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan yang inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
31 Bergaya Hidup Aktif Perancangan program aktivitas jasmani pribadi. Peserta didik mampu merancang program aktivitas jasmani pribadi yang seimbang dan berkelanjutan, didasari rasa cinta kepada ilmu untuk kesehatan optimal dan tanggung jawab diri (cinta kepada ilmu dan diri sendiri), serta membangun dimensi kemandirian dan kesehatan. 2 JP
32 Bergaya Hidup Aktif Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter. Peserta didik mampu mengkomunikasikan pentingnya gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter kepada orang lain, menumbuhkan rasa empati dan kepedulian (cinta kepada sesama), serta mengembangkan dimensi komunikasi dan kewargaan. 2 JP
33 Memilih Hidup yang Menyehatkan Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama. Peserta didik mampu mempraktikkan prosedur dasar pertolongan pertama untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menghadapi situasi darurat. 2 JP
34 Al-Qur'an Hadis Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran Peserta didik mampu menyimpulkan keterkaitan antara iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran dalam kehidupan berdasarkan pemahaman komprehensif ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan mengintegrasikan semua nilai Panca Cinta untuk membangun Kemandirian dan Komunikasi yang efektif. 2 JP
PROGRAM TAHUNAN (PROTA)
Tahun Pelajaran 2026/2027 • Semester Ganjil & Genap
Semester No Elemen / Materi Pokok Tujuan Pembelajaran Alokasi JP
Semester 1 1 Menerapkan Keterampilan Gerak
Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat)
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) 3 JP
Semester 1 2 Belajar Melalui Gerak
Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola)
Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam situasi permainan bola kecil sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 3 JP
Semester 1 3 Bergaya Hidup Aktif
Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan).
Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penuh semangat, menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama melalui gerakan yang menyenangkan, serta membangun dimensi kesehatan. 2 JP
Semester 1 4 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat).
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari gaya hidup tidak sehat, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, sebagai landasan untuk membangun kesadaran kewargaan yang peduli kesehatan. 2 JP
Semester 1 5 Al-Qur'an Hadis
Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis
Peserta didik mampu mengidentifikasi makna iman dan takwa berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menanamkan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2 JP
Semester 2 6 Menerapkan Keterampilan Gerak
Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari
Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan) 3 JP
Semester 2 7 Belajar Melalui Gerak
Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola)
Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi permainan bola besar sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 3 JP
Semester 2 8 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan).
Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas ringan, menghubungkannya dengan rasa syukur atas ciptaan Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi penalaran kritis. 2 JP
Semester 2 9 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.
Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani yang direkomendasikan otoritas kesehatan, dengan menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menjaga kesehatan. 2 JP
Semester 2 10 Al-Qur'an Hadis
Pentingnya toleransi dalam Islam
Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
Semester 1 11 Menerapkan Keterampilan Gerak
Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik
Peserta didik mampu mentransfer keterampilan gerak dasar yang telah dipelajari ke dalam situasi gerak yang berbeda, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk memahami prinsip-prinsip biomekanika sederhana dalam gerakan. (Dimensi: Penalaran Kritis) 2 JP
Semester 1 12 Belajar Melalui Gerak
Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan)
Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan tradisional yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
Semester 1 13 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat).
Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas sedang, mengaitkannya dengan pentingnya menjaga amanah tubuh (cinta kepada diri sendiri dan sesama), serta mengembangkan dimensi kesehatan. 2 JP
Semester 1 14 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani.
Peserta didik mampu menganalisis kandungan gizi dalam makanan dan merancang pola makan sehat sesuai kebutuhan aktivitas jasmani, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun penalaran kritis terhadap pilihan makanan. 2 JP
Semester 1 15 Al-Qur'an Hadis
Cinta tanah air dalam Islam
Peserta didik mampu menganalisis pentingnya cinta tanah air dalam perspektif Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi cinta kepada Tanah Air untuk membangun Kewargaan. 2 JP
Semester 2 16 Menerapkan Keterampilan Gerak
Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan
Peserta didik mampu menganalisis berbagai situasi gerak dalam kehidupan sehari-hari yang membutuhkan keterampilan gerak tertentu, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk pemahaman yang lebih mendalam. (Dimensi: Penalaran Kritis) 2 JP
Semester 2 17 Belajar Melalui Gerak
Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli)
Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan olahraga modern yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
Semester 2 18 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah).
Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas tinggi, memahaminya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi penalaran kritis. 2 JP
Semester 2 19 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar.
Peserta didik mampu membandingkan berbagai sumber informasi mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang, dengan menumbuhkan cinta kepada ilmu dan membangun penalaran kritis. 2 JP
Semester 2 20 Al-Qur'an Hadis
Semangat menuntut ilmu dalam Islam
Peserta didik mampu mengemukakan pentingnya semangat keilmuan berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. 2 JP
Semester 1 21 Menerapkan Keterampilan Gerak
Strategi peningkatan kualitas gerakan
Peserta didik mampu memperagakan strategi gerak yang efektif untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai motivasi untuk berikhtiar maksimal. (Dimensi: Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa) 2 JP
Semester 1 22 Belajar Melalui Gerak
Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari)
Peserta didik mampu menerapkan kepemimpinan dalam memimpin kelompok melakukan aktivitas gerak ritmik yang efektif, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian. 2 JP
Semester 1 23 Belajar Melalui Gerak
Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi
Peserta didik mampu menerapkan kolaborasi dalam kelompok untuk merancang strategi gerak yang efektif dalam situasi pertandingan simulasi, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kolaborasi. 2 JP
Semester 1 24 Bergaya Hidup Aktif
Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas).
Peserta didik mampu menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani secara berkelanjutan, sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi kemandirian. 2 JP
Semester 1 25 Bergaya Hidup Aktif
Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama).
Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pencegahan perilaku sedenter dengan penuh kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh sebagai titipan ilahi (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi kesehatan. 2 JP
Semester 1 26 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana).
Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kewargaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan. 2 JP
Semester 1 27 Al-Qur'an Hadis
Sabar menghadapi musibah dan ujian
Peserta didik mampu menguraikan makna sabar dalam menghadapi musibah dan ujian berdasarkan ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi nilai sabar sebagai bentuk cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2 JP
Semester 2 28 Menerapkan Keterampilan Gerak
Presentasi dan simulasi strategi gerak
Peserta didik mampu mengomunikasikan strategi gerak yang telah dipelajari dan dimodifikasi untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada sesama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. (Dimensi: Komunikasi, Cinta kepada Sesama) 2 JP
Semester 2 29 Belajar Melalui Gerak
Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis
Peserta didik mampu menerapkan pengambilan keputusan kelompok untuk menentukan strategi gerak paling efektif dalam menghadapi situasi permainan yang dinamis, dengan menanamkan Cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis. 2 JP
Semester 2 30 Belajar Melalui Gerak
Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan
Peserta didik mampu menerapkan hasil investigasi modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan yang inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan. 2 JP
Semester 2 31 Bergaya Hidup Aktif
Perancangan program aktivitas jasmani pribadi.
Peserta didik mampu merancang program aktivitas jasmani pribadi yang seimbang dan berkelanjutan, didasari rasa cinta kepada ilmu untuk kesehatan optimal dan tanggung jawab diri (cinta kepada ilmu dan diri sendiri), serta membangun dimensi kemandirian dan kesehatan. 2 JP
Semester 2 32 Bergaya Hidup Aktif
Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter.
Peserta didik mampu mengkomunikasikan pentingnya gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter kepada orang lain, menumbuhkan rasa empati dan kepedulian (cinta kepada sesama), serta mengembangkan dimensi komunikasi dan kewargaan. 2 JP
Semester 2 33 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama.
Peserta didik mampu mempraktikkan prosedur dasar pertolongan pertama untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menghadapi situasi darurat. 2 JP
Semester 2 34 Al-Qur'an Hadis
Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran
Peserta didik mampu menyimpulkan keterkaitan antara iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran dalam kehidupan berdasarkan pemahaman komprehensif ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan mengintegrasikan semua nilai Panca Cinta untuk membangun Kemandirian dan Komunikasi yang efektif. 2 JP
PROGRAM SEMESTER (PROMES) KURIKULUM MERDEKA
Distribusi Alokasi Waktu Pembelajaran Tiap Pekan Efektif
Bulan Pekan Ke- Materi / Alur Tujuan Pembelajaran Alokasi JP
SEMESTER 1 (GANJIL: JULI - DESEMBER)
Juli Minggu Ke-1 Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat): Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yan... 2 JP
Juli Minggu Ke-2 Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam s... 2 JP
Juli Minggu Ke-3 Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan).: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penu... 2 JP
Agustus Minggu Ke-1 Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat).: Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari... 2 JP
Agustus Minggu Ke-2 Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis: Peserta didik mampu mengidentifikasi makna iman dan takwa berdasarkan pemahaman... 2 JP
Agustus Minggu Ke-3 Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik: Peserta didik mampu mentransfer keterampilan gerak dasar yang telah dipelajari k... 2 JP
Agustus Minggu Ke-4 Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan): Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan tradisional y... 2 JP
September Minggu Ke-1 Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan i... 2 JP
September Minggu Ke-2 Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani.: Peserta didik mampu menganalisis kandungan gizi dalam makanan dan merancang pola... 2 JP
September Minggu Ke-3 Cinta tanah air dalam Islam: Peserta didik mampu menganalisis pentingnya cinta tanah air dalam perspektif Al-... 2 JP
September Minggu Ke-4 Strategi peningkatan kualitas gerakan: Peserta didik mampu memperagakan strategi gerak yang efektif untuk meningkatkan... 2 JP
Oktober Minggu Ke-1 Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari): Peserta didik mampu menerapkan kepemimpinan dalam memimpin kelompok melakukan ak... 2 JP
Oktober Minggu Ke-2 Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi: Peserta didik mampu menerapkan kolaborasi dalam kelompok untuk merancang strateg... 2 JP
Oktober Minggu Ke-3 Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas).: Peserta didik mampu menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani secara be... 2 JP
Oktober Minggu Ke-4 Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama).: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pencegahan perilaku sedente... 2 JP
November Minggu Ke-1 Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana).: Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera yang berisiko terhadap k... 2 JP
November Minggu Ke-2 Sabar menghadapi musibah dan ujian: Peserta didik mampu menguraikan makna sabar dalam menghadapi musibah dan ujian b... 2 JP
November Minggu Ke-3 Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat): Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yan... 2 JP
November Minggu Ke-4 Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam s... 2 JP
Desember Minggu Ke-1 Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan).: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penu... 2 JP
Desember Minggu Ke-2 Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat).: Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari... 2 JP
SEMESTER 2 (GENAP: JANUARI - JUNI)
Januari Minggu Ke-1 Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari: Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang se... 2 JP
Januari Minggu Ke-2 Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi... 2 JP
Januari Minggu Ke-3 Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan i... 2 JP
Januari Minggu Ke-4 Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.: Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktiv... 2 JP
Februari Minggu Ke-1 Pentingnya toleransi dalam Islam: Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari... 2 JP
Februari Minggu Ke-2 Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan: Peserta didik mampu menganalisis berbagai situasi gerak dalam kehidupan sehari-h... 2 JP
Februari Minggu Ke-3 Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli): Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan olahraga mode... 2 JP
Februari Minggu Ke-4 Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan i... 2 JP
Maret Minggu Ke-1 Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar.: Peserta didik mampu membandingkan berbagai sumber informasi mengenai pola makan... 2 JP
Maret Minggu Ke-2 Semangat menuntut ilmu dalam Islam: Peserta didik mampu mengemukakan pentingnya semangat keilmuan berdasarkan pemaha... 2 JP
Maret Minggu Ke-3 Presentasi dan simulasi strategi gerak: Peserta didik mampu mengomunikasikan strategi gerak yang telah dipelajari dan di... 2 JP
Maret Minggu Ke-4 Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis: Peserta didik mampu menerapkan pengambilan keputusan kelompok untuk menentukan s... 2 JP
April Minggu Ke-1 Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan: Peserta didik mampu menerapkan hasil investigasi modifikasi peraturan dalam pert... 2 JP
April Minggu Ke-2 Perancangan program aktivitas jasmani pribadi.: Peserta didik mampu merancang program aktivitas jasmani pribadi yang seimbang da... 2 JP
April Minggu Ke-3 Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter.: Peserta didik mampu mengkomunikasikan pentingnya gaya hidup aktif dan pencegahan... 2 JP
Mei Minggu Ke-1 Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama.: Peserta didik mampu mempraktikkan prosedur dasar pertolongan pertama untuk menan... 2 JP
Mei Minggu Ke-2 Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran: Peserta didik mampu menyimpulkan keterkaitan antara iman, takwa, toleransi, cint... 2 JP
Mei Minggu Ke-3 Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari: Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang se... 2 JP
Mei Minggu Ke-4 Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi... 2 JP
Juni Minggu Ke-1 Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan i... 2 JP
Juni Minggu Ke-2 Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.: Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktiv... 2 JP
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA (DEEP LEARNING)
Pendekatan Mindful, Meaningful, & Joyful Learning Sesuai KMA 1503 Tahun 2024

I. TUJUAN PEMBELAJARAN & PROFIL LULUSAN

  1. Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat): Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan)
  2. Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak dasar yang paling efektif dalam situasi permainan bola kecil sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian.
  3. Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan).: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana dengan penuh semangat, menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama melalui gerakan yang menyenangkan, serta membangun dimensi kesehatan.
  4. Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat).: Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai risiko kesehatan yang timbul dari gaya hidup tidak sehat, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, sebagai landasan untuk membangun kesadaran kewargaan yang peduli kesehatan.
  5. Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis: Peserta didik mampu mengidentifikasi makna iman dan takwa berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menanamkan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari: Peserta didik mampu memperagakan berbagai jenis keterampilan gerak dasar yang sesuai dengan tuntunan syariat, dengan menanamkan nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik. (Dimensi: Kesehatan)
  7. Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola): Peserta didik mampu membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi permainan bola besar sederhana, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian.
  8. Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas ringan, menghubungkannya dengan rasa syukur atas ciptaan Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi penalaran kritis.
  9. Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.: Peserta didik mampu merancang tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani yang direkomendasikan otoritas kesehatan, dengan menumbuhkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menjaga kesehatan.
  10. Pentingnya toleransi dalam Islam: Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kewargaan.
  11. Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik: Peserta didik mampu mentransfer keterampilan gerak dasar yang telah dipelajari ke dalam situasi gerak yang berbeda, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk memahami prinsip-prinsip biomekanika sederhana dalam gerakan. (Dimensi: Penalaran Kritis)
  12. Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan): Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan tradisional yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan.
  13. Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas sedang, mengaitkannya dengan pentingnya menjaga amanah tubuh (cinta kepada diri sendiri dan sesama), serta mengembangkan dimensi kesehatan.
  14. Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani.: Peserta didik mampu menganalisis kandungan gizi dalam makanan dan merancang pola makan sehat sesuai kebutuhan aktivitas jasmani, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun penalaran kritis terhadap pilihan makanan.
  15. Cinta tanah air dalam Islam: Peserta didik mampu menganalisis pentingnya cinta tanah air dalam perspektif Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi cinta kepada Tanah Air untuk membangun Kewargaan.
  16. Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan: Peserta didik mampu menganalisis berbagai situasi gerak dalam kehidupan sehari-hari yang membutuhkan keterampilan gerak tertentu, dengan menanamkan nilai cinta kepada ilmu untuk pemahaman yang lebih mendalam. (Dimensi: Penalaran Kritis)
  17. Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli): Peserta didik mampu menginvestigasi modifikasi peraturan permainan olahraga modern yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan.
  18. Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah).: Peserta didik mampu menjelaskan reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani dengan intensitas tinggi, memahaminya sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi penalaran kritis.
  19. Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar.: Peserta didik mampu membandingkan berbagai sumber informasi mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang, dengan menumbuhkan cinta kepada ilmu dan membangun penalaran kritis.
  20. Semangat menuntut ilmu dalam Islam: Peserta didik mampu mengemukakan pentingnya semangat keilmuan berdasarkan pemahaman ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menumbuhkan cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis.
  21. Strategi peningkatan kualitas gerakan: Peserta didik mampu memperagakan strategi gerak yang efektif untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai motivasi untuk berikhtiar maksimal. (Dimensi: Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa)
  22. Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari): Peserta didik mampu menerapkan kepemimpinan dalam memimpin kelompok melakukan aktivitas gerak ritmik yang efektif, dengan menanamkan Cinta kepada Diri Sendiri dan Sesama untuk membangun Kemandirian.
  23. Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi: Peserta didik mampu menerapkan kolaborasi dalam kelompok untuk merancang strategi gerak yang efektif dalam situasi pertandingan simulasi, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kolaborasi.
  24. Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas).: Peserta didik mampu menjelaskan strategi peningkatan aktivitas jasmani secara berkelanjutan, sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta menguatkan dimensi kemandirian.
  25. Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama).: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan pencegahan perilaku sedenter dengan penuh kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh sebagai titipan ilahi (cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya), serta membangun dimensi kesehatan.
  26. Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana).: Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kewargaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan.
  27. Sabar menghadapi musibah dan ujian: Peserta didik mampu menguraikan makna sabar dalam menghadapi musibah dan ujian berdasarkan ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan menginternalisasi nilai sabar sebagai bentuk cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya untuk membangun Keimanan & Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  28. Presentasi dan simulasi strategi gerak: Peserta didik mampu mengomunikasikan strategi gerak yang telah dipelajari dan dimodifikasi untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak, dengan menanamkan nilai cinta kepada sesama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. (Dimensi: Komunikasi, Cinta kepada Sesama)
  29. Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis: Peserta didik mampu menerapkan pengambilan keputusan kelompok untuk menentukan strategi gerak paling efektif dalam menghadapi situasi permainan yang dinamis, dengan menanamkan Cinta kepada Ilmu untuk membangun Penalaran Kritis.
  30. Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan: Peserta didik mampu menerapkan hasil investigasi modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan yang inklusif, dengan menanamkan Cinta kepada Sesama untuk membangun Kewargaan.
  31. Perancangan program aktivitas jasmani pribadi.: Peserta didik mampu merancang program aktivitas jasmani pribadi yang seimbang dan berkelanjutan, didasari rasa cinta kepada ilmu untuk kesehatan optimal dan tanggung jawab diri (cinta kepada ilmu dan diri sendiri), serta membangun dimensi kemandirian dan kesehatan.
  32. Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter.: Peserta didik mampu mengkomunikasikan pentingnya gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter kepada orang lain, menumbuhkan rasa empati dan kepedulian (cinta kepada sesama), serta mengembangkan dimensi komunikasi dan kewargaan.
  33. Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama.: Peserta didik mampu mempraktikkan prosedur dasar pertolongan pertama untuk menangani cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan, dengan menanamkan cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta membangun kemandirian dalam menghadapi situasi darurat.
  34. Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran: Peserta didik mampu menyimpulkan keterkaitan antara iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran dalam kehidupan berdasarkan pemahaman komprehensif ayat Al-Qur'an dan hadis, dengan mengintegrasikan semua nilai Panca Cinta untuk membangun Kemandirian dan Komunikasi yang efektif.

II. KEGIATAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING

A. Pembiasaan Berkesadaran (Mindful Learning):
Tadarus Asmaul Husna, pembiasaan doa bersama, apersepsi keteraturan alam ciptaan Allah SWT, dan menata fokus belajar peserta didik.

B. Penyelidikan Bermakna (Meaningful Learning):
Peserta didik berdiskusi kelompok, menganalisis studi kasus nyata, mengaitkan dalil Al-Qur'an dengan realitas kehidupan peserta didik, dan memecahkan persoalan kritis.

C. Refleksi Menggembirakan (Joyful Learning):
Refleksi komitmen cinta ilmu, apresiasi presentasi karya kelompok, kuis interaktif, saling mendoakan dan penguatan karakter peserta didik madrasah.

III. ASESMEN & EVALUASI

1. Asesmen Awal (Diagnostik): Tanya jawab pemantik dan cek kesiapan belajar.
2. Asesmen Formatif: Observasi keaktifan diskusi, lembar kerja kelompok, dan unjuk kerja peserta didik.
3. Asesmen Sumatif: Tes tertulis HOTS dan penilaian portofolio produk pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN AUTENTIK 4 KRITERIA
Pedoman Penilaian Kinerja, Sikap, dan Keterampilan Berbasis Standar Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Aspek / Kriteria Baru Berkembang (1) Layak (2) Cakap (3) Mahir / Sangat Baik (4)
Pemahaman Konsep Memerlukan bimbingan intensif dalam memahami materi dasar. Memahami konsep dasar dengan sesekali bantuan guru/teman. Memahami seluruh konsep materi pokok secara mandiri. Mampu menganalisis, mengaitkan konsep secara luas dan membimbing rekan.
Aplikasi & Keterampilan Belum mampu menerapkan konsep/kaidah ke persoalan kontekstual. Dapat menyelesaikan persoalan rutin sederhana. Mampu menyelesaikan masalah kontekstual dengan tepat. Mampu merumuskan solusi inovatif pada masalah kompleks (HOTS).
Karakter (8 DPL & Panca Cinta) Kurang aktif dalam kelompok dan pasif dalam aksi nyata. Cukup aktif saat diingatkan rekan kelompok. Aktif bekerja sama dan mengamalkan nilai karakter. Menunjukkan keteladanan akhlak, inisiatif kepemimpinan, dan integritas unggul.
Metakognisi & Refleksi Belum mampu merefleksikan proses belajar dan kendala diri. Mampu menyebutkan hal yang disukai dengan bantuan pemantik. Mampu mengevaluasi kelebihan dan kelemahan belajarnya. Mampu merancang strategi perbaikan belajar secara mandiri dan berkelanjutan.
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
Pendekatan Interval Nilai & Rencana Tindak Lanjut Intervensi Peserta Didik
Interval Nilai Kategori Ketuntasan Rencana Intervensi / Tindak Lanjut
0% - 60% Belum Mencapai (Perlu Intervensi Khusus) Remedial intensif di seluruh bagian konsep dasar materi bersama guru atau tutor sebaya.
61% - 80% Sudah Mencapai (Layak / Cakap) Remedial atau penguatan mandiri pada bagian/indikator tertentu yang masih lemah.
81% - 100% Sudah Mencapai (Mahir / Sangat Baik) Pengayaan pemecahan masalah tingkat tinggi (HOTS) atau menjadi tutor sebaya.
KISI-KISI & ASESMEN HOTS (SOLO TAXONOMY)
Penilaian Tingkat Tinggi: Level Relational & Extended Abstract
No Elemen / Materi Level SOLO Indikator Soal & Pertanyaan HOTS Bentuk Soal
1 Menerapkan Keterampilan Gerak
Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat)
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
2 Belajar Melalui Gerak
Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola)
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Strategi gerak dasar permainan bola kecil (misal: melempar, menangkap, memukul bola), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
3 Bergaya Hidup Aktif
Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan).
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Partisipasi dalam aktivitas jasmani sederhana (misal: jalan santai, peregangan ringan)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
4 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat).
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Identifikasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat (misalnya: pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, kurang tidur, merokok, penyalahgunaan zat)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
5 Al-Qur'an Hadis
Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Makna iman dan takwa dalam Al-Qur'an dan Hadis, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
6 Menerapkan Keterampilan Gerak
Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Praktik keterampilan gerak dasar dalam aktivitas ibadah sehari-hari, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
7 Belajar Melalui Gerak
Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola)
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Strategi gerak dasar permainan bola besar (misal: menendang, mengoper, menembak bola), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
8 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan).
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas ringan (misal: peningkatan detak jantung, pernapasan)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
9 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Perancangan tindakan pencegahan risiko kesehatan melalui aktivitas jasmani (misalnya: jenis olahraga yang sesuai, frekuensi, intensitas) berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
10 Al-Qur'an Hadis
Pentingnya toleransi dalam Islam
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Pentingnya toleransi dalam Islam, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
11 Menerapkan Keterampilan Gerak
Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Analisis sederhana transfer keterampilan gerak dalam aktivitas fisik, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
12 Belajar Melalui Gerak
Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan)
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Modifikasi peraturan permainan tradisional (misal: engklek, gobak sodor, bentengan), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
13 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat).
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas sedang (misal: rasa hangat, sedikit berkeringat)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
14 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani.
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) pada berbagai jenis makanan dan perancangan pola makan sehat berdasarkan kebutuhan aktivitas jasmani., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
15 Al-Qur'an Hadis
Cinta tanah air dalam Islam
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Cinta tanah air dalam Islam, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
16 Menerapkan Keterampilan Gerak
Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Aplikasi keterampilan gerak dalam berbagai konteks kehidupan, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
17 Belajar Melalui Gerak
Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli)
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Modifikasi peraturan olahraga modern (misal: sepak bola, basket, voli), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
18 Bergaya Hidup Aktif
Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah).
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani intensitas tinggi (misal: banyak berkeringat, napas terengah-engah)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
19 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar.
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Perbandingan sumber informasi gizi dan pola makan sehat (misalnya: buku, artikel ilmiah, media daring yang kredibel) untuk membangun pemahaman yang benar., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
20 Al-Qur'an Hadis
Semangat menuntut ilmu dalam Islam
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Semangat menuntut ilmu dalam Islam, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
21 Menerapkan Keterampilan Gerak
Strategi peningkatan kualitas gerakan
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Strategi peningkatan kualitas gerakan, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
22 Belajar Melalui Gerak
Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari)
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Kepemimpinan dalam aktivitas gerak ritmik (misal: senam, tari), peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
23 Belajar Melalui Gerak
Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Kolaborasi dalam merancang strategi gerak pertandingan simulasi, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
24 Bergaya Hidup Aktif
Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas).
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Strategi peningkatan aktivitas jasmani (misal: jadwal rutin, variasi aktivitas)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
25 Bergaya Hidup Aktif
Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama).
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Pencegahan perilaku sedenter (misal: istirahat aktif, gerakan ringan saat duduk lama)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
26 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana).
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Identifikasi jenis cedera yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan (misalnya: keseleo, terkilir, luka terbuka, patah tulang sederhana)., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
27 Al-Qur'an Hadis
Sabar menghadapi musibah dan ujian
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Sabar menghadapi musibah dan ujian, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
28 Menerapkan Keterampilan Gerak
Presentasi dan simulasi strategi gerak
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Presentasi dan simulasi strategi gerak, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
29 Belajar Melalui Gerak
Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Pengambilan keputusan kelompok dalam situasi permainan dinamis, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
30 Belajar Melalui Gerak
Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Penerapan modifikasi peraturan dalam pertandingan persahabatan, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
31 Bergaya Hidup Aktif
Perancangan program aktivitas jasmani pribadi.
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Perancangan program aktivitas jasmani pribadi., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
32 Bergaya Hidup Aktif
Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter.
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Komunikasi tentang gaya hidup aktif dan pencegahan perilaku sedenter., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
33 Memilih Hidup yang Menyehatkan
Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama.
Relational Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Praktik prosedur dasar pertolongan pertama (misalnya: RICE untuk cedera otot, membersihkan luka, menghentikan pendarahan sederhana) berdasarkan prinsip pertolongan pertama., peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
34 Al-Qur'an Hadis
Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran
Extended Abstract Disajikan studi kasus kehidupan sehari-hari peserta didik tentang Integrasi nilai iman, takwa, toleransi, cinta tanah air, semangat keilmuan, dan kesabaran, peserta didik dapat menghubungkan prinsip kaidah dengan pemecahan masalah kontekstual secara kritis dan berakhlak mulia. Uraian Analitis
JURNAL AGENDA HARIAN PEMBELAJARAN GURU
Bukti Fisik Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar & Rekap Presensi Digital
No Hari / Tanggal Jam & Kelas Materi Pokok & Kegiatan Kehadiran Refleksi / Catatan
1 30 Oktober 2026 Jam 1 - 2 (07.30 - 09.00)
Kelas VIII-B
Konsep dasar keterampilan gerak dalam perspektif Islam (misal: gerakan wudhu, gerakan shalat) H: 2, S: 0, I: 1, A: 1 Pembelajaran berjalan kondusif dan peserta didik aktif berdiskusi.. tenang dan terkendali dengan peserta didik fokus mengerjakan latihan mandiri terarah. Sebagian besar peserta didik mampu memahami konsep utama dan menyelesaikan indikator pembelajaran dengan baik
2 29 Oktober 2026 Jam 1 - 2
Kelas VII-A
Operasi Hitung Bilangan Bulat Negatif dan Positif H: 2, S: 1, I: 0, A: 0 Pembelajaran berjalan sangat aktif dan murid antusias.
3 29 Oktober 2026 Jam 1 - 2
Kelas VII-A
Operasi Hitung Bilangan Bulat Negatif dan Positif H: 2, S: 1, I: 0, A: 0 Pembelajaran berjalan sangat aktif dan murid antusias.
4 29 Oktober 2026 Jam 1 - 2
Kelas VII-A
Operasi Hitung Bilangan Bulat Negatif dan Positif H: 2, S: 1, I: 0, A: 0 Pembelajaran berjalan sangat aktif dan murid antusias.
5 29 Oktober 2026 Jam 1 - 2
Kelas VII-A
Operasi Hitung Bilangan Bulat Negatif dan Positif H: 2, S: 1, I: 0, A: 0 Pembelajaran berjalan sangat aktif dan murid antusias.
6 28 Oktober 2026 Jam 1-2 (07.30 - 09.00)
Kelas IX-A
Diskusi kelompok studi kasus, pemutaran video tata cara penyembelihan halal bersertifikat MUI, dan simulasi pembagian daging kurban. H: 31, S: 0, I: 0, A: 1 Peserta Didik sangat antusias berdiskusi. Perlu penambahan waktu untuk sesi tanya jawab hukum aqiqah anak kembar.
7 28 Oktober 2026 Jam 3-4 (09.15 - 10.45)
Kelas VIII-B
Praktikum pengumpulan data tinggi badan dan berat badan peserta didik, penyajian diagram menggunakan spreadsheet, dan presentasi kelompok. H: 32, S: 0, I: 0, A: 0 Target pembelajaran tercapai 100%. Peserta Didik dapat menginterpretasikan diagram batang dengan sangat tepat.
8 28 Oktober 2026 Jam 1-2 (07.30 - 09.00)
Kelas IX-A
Diskusi kelompok studi kasus, pemutaran video tata cara penyembelihan halal bersertifikat MUI, dan simulasi pembagian daging kurban. H: 31, S: 0, I: 0, A: 1 Peserta Didik sangat antusias berdiskusi. Perlu penambahan waktu untuk sesi tanya jawab hukum aqiqah anak kembar.
9 28 Oktober 2026 Jam 3-4 (09.15 - 10.45)
Kelas VIII-B
Praktikum pengumpulan data tinggi badan dan berat badan peserta didik, penyajian diagram menggunakan spreadsheet, dan presentasi kelompok. H: 32, S: 0, I: 0, A: 0 Target pembelajaran tercapai 100%. Peserta Didik dapat menginterpretasikan diagram batang dengan sangat tepat.
BUKU KENDALI TAHFIDZ AL-QUR'AN PESERTA DIDIK
Rekapitulasi Capaian Ziyadah & Muraja'ah Hafalan Al-Qur'an MTsN 4 Cilacap
No Tanggal Nama Peserta Didik Kelas Surah & Ayat Juz Jenis Setoran Kualitas
1 30 Oktober 2026 Aisyah Putri Azzahra IX-A Unggulan Al-Ma'idah (Ayat 1-5) Juz 30 Muraja'ah Mutqin (Sangat Lancar)
2 29 Oktober 2026 Muhammad Rifqi Al-Fatih VII-A An-Naba' (Ayat 1 - 10) Juz 30 Ziyadah Mutqin (Sangat Lancar)
3 29 Oktober 2026 Muhammad Rifqi Al-Fatih VII-A An-Naba' (Ayat 1 - 10) Juz 30 Ziyadah Mutqin (Sangat Lancar)
LEMBAR INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK & VISITASI
Pengawasan dan Penjaminan Mutu Pembelajaran oleh Kepala MTsN 4 Cilacap
No Aspek Pengamatan Pembelajaran Skor (0-100) Catatan Temuan / Rekomendasi
1 Kelengkapan Modul Ajar / RPP Deep Learning dan Keselarasan TP (35%) 95 Modul tersusun terstruktur dengan integrasi Panca Cinta dan 8 Dimensi Profil Lulusan.
2 Penerapan Pembiasaan Mindful Learning & Pelaksanaan di Kelas (40%) 92 Kesiapan, keaktifan, dan konsentrasi peserta didik terbangun sangat baik.
3 Pemanfaatan Media Digital, Bukti Otentik Drive & Video Inovatif 96 Tautan portofolio dan video pembelajaran kontekstual terdokumentasi rapi.
4 Pelaksanaan Asesmen Formatif, KKTP Interval & HOTS SOLO (25%) 94.1 Umpan balik langsung diberikan secara hangat dan memotivasi peserta didik.
4 (Sangat Baik) Umpan balik langsung diberikan secara hangat dan memotivasi.
Mengetahui,
Kepala MTsN 4 Cilacap



H. Sugeng Budiyono, S.Pd., M.Pd.
NIP. 19720515 199803 1 004
Cilacap, 30 Oktober 2026
Guru Mata Pelajaran



Ust. H. Ahmad Fauzi, S.Pd.I
NIP. 19840315 201101 1 008